September 1, 2025

timnas garuda

agen bola sportbook bola88

Trent Alexander-Arnold: Krisis Karier di Madrid, Posisi Timnas Inggris Terancam

Bintang sepak bola Inggris, Trent Alexander-Arnold, menghadapi periode krusial dan penuh ketidakpastian dalam karier profesionalnya. Keputusan ambisius untuk meninggalkan Liverpool dan bergabung dengan raksasa Spanyol, Real Madrid, yang semula digadang-gadang akan menjadi loncatan untuk meraih gelar bergengsi, kini justru menjebaknya dalam pusaran tantangan. Hanya dalam kurun waktu kurang dari setengah musim, posisi bek kanan tersebut di tim El Real jauh dari kata aman, dan yang lebih mencolok, namanya kini tidak lagi masuk dalam daftar pilihan skuad Timnas Inggris.

Tantangan Adaptasi di Santiago Bernabéu

Ketika Real Madrid mengumumkan kedatangan Alexander-Arnold, ekspektasi publik dan media sangat tinggi. Dikenal sebagai salah satu bek sayap paling kreatif di dunia dengan umpan-umpan silang akurat, visi bermain yang mumpuni, serta kemampuan mengatur serangan dari lini belakang, kehadirannya diharapkan mampu membawa dimensi baru bagi lini pertahanan sekaligus penyerangan Los Blancos. Namun, realita di lapangan berbicara lain. Sumber internal klub, yang enggan disebutkan namanya, mengindikasikan bahwa Alexander-Arnold masih kesulitan beradaptasi sepenuhnya dengan sistem taktis Carlo Ancelotti yang menuntut keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Persaingan ketat di posisi bek kanan juga menjadi faktor krusial. Dani Carvajal, veteran yang telah lama menjadi tulang punggung tim, terus menunjukkan performa konsisten dan kedewasaan dalam bermain, sementara pemain muda seperti Lucas Vázquez juga kerap mendapat kepercayaan. Hal ini membuat Alexander-Arnold tidak mendapat jaminan posisi starter. Sebuah sumber dari media olahraga terkemuka Spanyol bahkan menyebutkan:

“Trent datang dengan harapan besar, tapi Madrid punya standar yang sangat tinggi dan ketat. Jika performanya tak stabil, bangku cadangan selalu menanti, tak peduli berapa biaya transfer atau reputasi awalnya.”

Perjuangan untuk mengamankan tempat di tim inti Madrid kini menjadi prioritas utama bagi pemain berusia 25 tahun ini, mengingat tekanan yang terus-menerus mengiringi setiap pemain berlabel bintang di klub sebesar Real Madrid.

Gagal Masuk Skuad Tiga Singa: Dampak Besar

Dampak dari performa yang belum optimal di level klub langsung terasa di kancah internasional. Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, dalam pengumuman skuad terbarunya untuk laga kualifikasi Euro atau pertandingan persahabatan pada 30 August 2025, secara mengejutkan tidak menyertakan nama Trent Alexander-Arnold. Keputusan ini menandai titik terendah bagi sang pemain, yang sebelumnya hampir selalu menjadi langganan di skuad Tiga Singa, meskipun terkadang posisinya digeser ke lini tengah untuk mengakomodasi bek kanan lainnya.

Absennya Alexander-Arnold memicu beragam spekulasi di kalangan pengamat sepak bola. Beberapa berpendapat Southgate kini lebih memilih bek-bek kanan yang lebih kokoh dalam bertahan dan memiliki konsistensi tinggi di lini pertahanan, mengingat tuntutan kompetisi level internasional yang semakin ketat. Nama-nama seperti Kyle Walker, Kieran Trippier, dan Reece James (jika fit) kini tampaknya lebih dipercaya untuk mengisi pos tersebut. Ini bukan hanya pukulan bagi Alexander-Arnold secara personal dan mental, tetapi juga menjadi sinyal keras bahwa performa di level klub menjadi penentu utama kesempatan bermain di tim nasional.

Situasi ini menempatkan Trent Alexander-Arnold di persimpangan jalan. Ambisi meraih gelar di Real Madrid kini dibayangi oleh perjuangan keras untuk mendapatkan tempat di tim inti. Bersamaan dengan itu, impian membela Timnas Inggris di turnamen besar kini terasa semakin jauh. Masa depan salah satu talenta terbaik Inggris ini akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk beradaptasi, menunjukkan konsistensi, dan kembali menemukan performa puncaknya dalam waktu dekat, jika ia ingin kembali diperhitungkan di kancah domestik maupun internasional.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda