Real Madrid Melesat di Awal Musim, Jeda Internasional Jadi ‘Durian Runtuh’ Bagi Alonso

“`html
MADRID – Real Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso menunjukkan performa yang sangat impresif di awal musim 2025/2026, mengukuhkan dominasi mereka di liga domestik dan kompetisi Eropa. Namun, momentum positif ini kini menghadapi hambatan tak terduga berupa jeda internasional, yang menurut sang pelatih, Xabi Alonso, cukup mengecewakan dan mengganggu ritme tim yang sedang bagus-bagusnya.
Start Gemilang di Bawah Arahan Alonso
Sejak peluit pertama musim 2025/2026 dibunyikan, Real Madrid telah tampil bak mesin yang diminyaki dengan sempurna. Di bawah kendali Xabi Alonso, yang menukangi tim dengan visi taktis modern dan penguasaan lapangan yang kuat, Los Blancos berhasil mengamankan serangkaian kemenangan meyakinkan. Strategi pressing tinggi, transisi cepat, dan kedalaman skuad yang merata menjadi kunci kesuksesan mereka.
Banyak pengamat sepak bola mengakui bahwa sentuhan Alonso telah membawa angin segar. Tim tidak hanya bermain efektif tetapi juga menghibur, seringkali menciptakan gol-gol spektakuler dan mengendalikan pertandingan dari awal hingga akhir. Hasilnya, Real Madrid berhasil memuncaki klasemen liga dengan selisih poin yang nyaman dan menunjukkan performa tak terkalahkan di fase grup Liga Champions. Para pemain kunci menunjukkan peningkatan performa signifikan, menyatu dalam sebuah unit yang solid dan ambisius. Momentum ini, di mana kepercayaan diri tim sedang berada di puncaknya, sangat krusial dalam membangun fondasi untuk perburuan gelar di akhir musim.
Jeda Internasional: Gangguan Momentum yang Tak Terhindarkan
Di tengah euforia dan performa gemilang tersebut, kalender FIFA kembali memberlakukan jeda internasional, memanggil para pemain bintang untuk membela negara masing-masing. Bagi Xabi Alonso, momen ini datang pada waktu yang kurang tepat.
“Tentu saja ini mengecewakan. Kami sedang berada dalam momentum yang sangat bagus, para pemain menemukan ritme terbaik mereka, dan ada energi positif yang besar dalam tim. Jeda ini, meskipun tidak bisa dihindari, sedikit mengganggu fokus dan kontinuitas yang sudah kami bangun dengan susah payah,” ujar Alonso dalam konferensi pers sebelum jeda internasional pada 31 August 2025.
Kekhawatiran Alonso cukup beralasan. Jeda internasional selalu membawa risiko cedera bagi pemain kunci yang harus melakoni perjalanan jauh dan pertandingan intensif. Selain itu, ada potensi penurunan performa atau hilangnya “chemistry” tim setelah para pemain kembali dari tugas negara, memerlukan waktu adaptasi kembali untuk menyatu dengan taktik klub. Alonso dan stafnya kini dihadapkan pada tugas berat untuk memastikan para pemain tetap bugar dan termotivasi saat mereka kembali ke Valdebebas, siap untuk melanjutkan kampanye yang ambisius.
Meski demikian, jeda internasional juga bisa dilihat sebagai pedang bermata dua. Bagi beberapa pemain yang kurang menit bermain, ini bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan waktu bermain dan menjaga kebugaran. Bagi Alonso sendiri, periode ini bisa digunakan untuk mengevaluasi kembali strategi, menganalisis lawan-lawan berikutnya, atau bahkan memberikan sedikit waktu istirahat mental bagi staf pelatih. Namun, fokus utama tetap pada bagaimana menjaga intensitas dan semangat juang tim yang telah terbangun kokoh agar tidak menguap begitu saja. Real Madrid akan berharap untuk kembali dengan kekuatan penuh dan meneruskan dominasi mereka begitu kompetisi klub dimulai kembali.
“`
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda